13 DPC PSI Kota Semarang Mengundurkan Diri, Protes Penunjukan Ketua Plt DPD

JatimVoice.com - Dalam sebuah langkah yang mengejutkan, 13 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kota Semarang secara bersamaan mengundurkan diri dari kepengurusan partai. Pengunduran diri ini ditandai dengan pengembalian aset berupa pelang kantor DPC kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Semarang.
Sumber CNN Indonesia 


Ketua DPC PSI Semarang Utara, Hanif Nafilah Rozaq, menyatakan bahwa pengunduran diri ini dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI. "Malam ini resmi kami mengundurkan diri dari struktural DPC PSI Kota Semarang dengan mengembalikan aset-aset DPC ke DPD berupa pelang DPC," kata Hanif di Kantor DPD PSI Kota Semarang, Minggu (22/2) malam.

Hanif menjelaskan bahwa total ada 13 DPC beserta jajaran pengurus yang mundur. Meskipun demikian, mereka sepakat tetap menjadi kader biasa PSI. "Kami sepakat mulai malam ini menjadi kader PSI biasa," ujarnya.

Alasan pengunduran diri ini dipicu oleh penunjukan Ketua Plt DPD PSI Semarang, Bangkit Mahanantiyo, yang dinilai tidak berdasar. "Plt ketua kami tanpa sebab dan alasan yang kuat. Suara kami sudah tidak lagi didengar, maka percuma kalau kami bertahan," tegas Hanif.

Keputusan mundur ini diambil setelah upaya dialog gagal. Menurut Hanif, DPW PSI Jawa Tengah telah mengupayakan dialog, namun tidak ada tanggapan dari DPP. "Bahkan ke Kaesang pun juga sudah kita lakukan, namun tidak ada tanggapan," ujarnya.

Mantan Ketua DPC PSI Semarang Tengah, Teguh Pambudi, menilai bahwa DPW PSI Jawa Tengah tidak mampu menjembatani komunikasi antara DPC dan DPP. "Harusnya DPW bisa menjembatani kita ke DPP. Tapi kenyataannya apa? Malah DPW nggak bisa menjadi jembatan, malah DPW bingung," ungkapnya.

Pengunduran diri ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap sikap DPW PSI Jawa Tengah. "Kami merasa kecewa karena tidak ada tanggapan dari DPP dan DPW," kata Hanif.

Ketua Plt DPD PSI Kota Semarang, Bangkit Mahanantiyo, belum merespons ketika dihubungi untuk memberikan komentar.

Sebelumnya, 13 pengurus DPC PSI Kota Semarang memprotes Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD PSI Kota Semarang yang dinilai tidak sesuai kesepakatan awal. SK tersebut memuat bahwa Bangkit Mahanantiyo terpilih menjadi Ketua DPD PSI Kota Semarang dan Melly Pangestu sebagai sekretaris.

Pengunduran diri ini menunjukkan adanya ketidakpuasan di dalam tubuh PSI Kota Semarang. Namun, PSI masih memiliki waktu untuk menyelesaikan masalah internal dan memperkuat struktur kepengurusan.

Dalam beberapa hari mendatang, PSI Kota Semarang kemungkinan akan melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah internal dan memperkuat struktur kepengurusan. Namun, pengunduran diri 13 DPC PSI Kota Semarang menunjukkan adanya tantangan besar yang harus dihadapi oleh partai.
Also Read:
Previous Post Next Post

Advertorial »

نموذج الاتصال