Rencana Diet yang Dihasilkan AI Berpotensi Menyebabkan Kekurangan Gizi

Jakarta, JatimVoice.com - Remaja kini mulai beralih ke chatbot kecerdasan buatan (AI) untuk menyusun rencana diet mereka. Namun, sebuah studi baru memperingatkan bahwa rencana makan yang dihasilkan AI berpotensi menyebabkan kekurangan gizi hingga memicu gangguan makan.
Sumber republika.co.id


Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Nutrition ini menemukan bahwa rencana makan yang dihasilkan AI cenderung meremehkan nutrisi dan asupan kalori yang dibutuhkan remaja untuk pertumbuhan yang sehat. Peneliti utama studi, Ayse Betul Bilen, dari Istanbul Atlas University, menilai rencana diet AI sangat berbeda dengan yang disusun oleh ahli gizi.

"Mengikuti rencana makan yang tidak seimbang atau terlalu ketat selama masa remaja dapat berdampak negatif pada pertumbuhan, kesehatan metabolisme, dan perilaku makan," kata Bilen.

Dalam penelitian ini, para peneliti meminta lima model AI online gratis untuk membuat rencana makan. Para peneliti memberikan data usia, tinggi badan, dan berat badan dari empat remaja hipotetis berusia 15 tahun yang terdiri atas dua remaja dengan kelebihan berat badan dan dua remaja dengan obesitas. AI kemudian diminta membuat rencana makan selama tiga hari, dengan tiga kali makan utama dan dua camilan setiap hari.

Hasilnya menunjukkan bahwa model AI memperkirakan kebutuhan energi remaja hampir 700 kalori lebih rendah daripada yang diperkirakan oleh ahli gizi. Jumlah tersebut setara dengan melewatkan satu kali makan penuh setiap hari.

Selain itu, rencana makan yang dihasilkan AI juga menunjukkan ketidakseimbangan dalam komposisi makronutrien. AI cenderung menghitung terlalu tinggi jumlah protein dan lemak, serta menghitung terlalu rendah kebutuhan karbohidrat.

"Rencana makan yang dihasilkan AI dapat menyebabkan kekurangan gizi dan memicu gangguan makan pada remaja," kata Bilen. "Oleh karena itu, penting untuk menggunakan rencana makan yang disusun oleh ahli gizi yang terlatih dan berpengalaman."

Penelitian ini menekankan pentingnya menggunakan rencana makan yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan individu. Ahli gizi dapat membantu menyusun rencana makan yang tepat dan seimbang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan kalori yang dibutuhkan remaja.

Dengan demikian, remaja dapat memperoleh nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan yang sehat dan menghindari risiko kekurangan gizi dan gangguan makan. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan rencana makan yang disusun oleh ahli gizi yang terlatih dan berpengalaman.
Baca juga:
Berita sebelumnya Berita berikutnya

Advertorial »

نموذج الاتصال