JatimVoice.com - Dalam beberapa hari terakhir, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, telah mengancam akan memberlakukan tarif tambahan terhadap Denmark dan tujuh negara Eropa lain yang menolak pengambilalihan Greenland oleh AS. Ancaman ini memicu respons dari Uni Eropa (UE) yang siap untuk menghadapi perang dagang dengan AS.
![]() |
| Sumber BBC |
Salah satu respons yang diberikan oleh UE adalah dengan mengaktifkan Instrumen Anti-Paksaan Ekonomi (ACI), yang dikenal sebagai "bazoka perdagangan". Instrumen ini merupakan alat "pencegahan" untuk menyelesaikan sengketa perdagangan dan memungkinkan UE untuk "mencegah negara ketiga menerapkan tindakan paksa terhadap kepentingan Uni Eropa" dan untuk membalas dengan sejumlah aksi.
"Bazoka perdagangan" ini merupakan senjata dagang yang dirancang untuk melawan campur tangan paksa dari kekuatan eksternal, terutama China. Namun, dalam kasus ini, UE siap untuk menggunakannya terhadap AS jika diperlukan.
Dengan pengaktifan ACI, UE dapat mengenakan tarif tambahan pada impor AS, mencegah perusahaan AS membeli saham di perusahaan mana pun di 27 negara anggotanya, menerima pembiayaan publik atau swasta, dan berpartisipasi dalam tender kontrak publik dengan pemerintah mereka.
Selain itu, ACI juga memberi wewenang kepada UE untuk menuntut "ganti rugi" ekonomi dari negara yang melakukan paksaan terhadapnya.
Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, menegaskan bahwa Eropa tidak akan membiarkan diri diancam oleh AS. "Eropa tidak akan membiarkan diri diancam," katanya.
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, juga meminta kepada para pemimpin UE untuk mengaktifkan ACI. "Tidak ada intimidasi atau ancaman yang akan mempengaruhi kami, baik di Ukraina, Greenland, maupun di mana pun di dunia," katanya.
Dalam beberapa hari terakhir, ribuan orang turun ke jalan untuk memprotes rencana pengambilalihan Greenland oleh AS di Denmark dan Greenland.
Greenland memiliki populasi yang jarang tetapi kaya akan sumber daya alam. Lokasinya yang berada di antara Amerika Utara dan Arktik menjadikannya strategis untuk sistem peringatan dini dalam kasus serangan rudal dan pemantauan kapal di wilayah tersebut.
Trump pernah berkata bahwa Washington akan mendapatkan wilayah tersebut "dengan cara mudah" atau "dengan cara sulit".
UE dan AS memiliki hubungan perdagangan yang sangat besar, dengan perdagangan barang dan jasa antara keduanya mencapai US$1,8 triliun pada 2023.
Dalam beberapa bulan terakhir, hubungan perdagangan transatlantik telah mengalami beberapa kebuntuan. Namun, dengan pengaktifan ACI, UE siap untuk menghadapi perang dagang dengan AS jika diperlukan.
Dalam beberapa hari ke depan, UE akan terus berupaya untuk menyelesaikan sengketa perdagangan dengan AS melalui dialog. Namun, jika AS terus mengancam akan memberlakukan tarif tambahan, UE siap untuk mengambil tindakan balasan.
Dengan demikian, "bazoka perdagangan" UE siap untuk digunakan jika diperlukan untuk melindungi kepentingan UE dan mencegah negara lain menerapkan tindakan paksa terhadapnya.
Tags
Internasional

