Revitalisasi Alun-alun Merdeka Kota Malang Hampir Rampung, Siap Dibuka Akhir Januari

Malang, JatimVoice.com - Proyek revitalisasi Alun-alun Merdeka Kota Malang telah mencapai tahap akhir dengan progres mencapai 90 persen. Dilansir dari berbagai sumber, proyek ini ditargetkan selesai pada 20 Januari 2026, dan akan dilanjutkan dengan masa pemeriksaan selama satu pekan.
Sumber malang-post


Menurut Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, tim DLH akan melakukan peninjauan sebelum rencana pembukaan Alun-alun Merdeka pada 28 Januari 2026. Namun, pembukaan tersebut masih menunggu hasil rapat bersama OPD terkait dan pimpinan daerah.

Revitalisasi Alun-alun Merdeka Kota Malang menyasar beberapa aspek, termasuk perubahan area tengah alun-alun yang sebelumnya berupa kolam air mancur menjadi dry fountain berbentuk plaza. Hal ini bertujuan agar anak-anak dapat bermain dengan aman dan nyaman. Selain itu, revitalisasi juga menyasar fasilitas pendukung, seperti penambahan playground yang sebelumnya sudah tidak layak, perbaikan area skateboard, bangku taman, jalur pedestrian yang ramah disabilitas, hingga toilet yang kini dilengkapi ruang laktasi.

Raymond menjelaskan bahwa sejumlah fasilitas diperbaiki tanpa menghilangkan fungsi awal. Contohnya, area skateboard yang hanya diperbaiki permukaannya agar lebih aman dari lubang-lubang yang membahayakan. Perbaikan juga dilakukan pada lampu penerangan yang kini dibuat lebih terang dengan tiang yang dipendekkan. Saat malam hari, suasana alun-alun diharapkan terasa lebih eksklusif meski masih menggunakan lampu lama yang sudah diperbaiki.

Lantai plaza di area tengah pun telah selesai dan sempat diuji coba, tinggal menunggu tahap finalisasi. Selain itu, pohon beringin besar yang menjadi bagian dari alun-alun tetap dipertahankan dengan hanya dilakukan perempesan. Bangku taman dan payung besi juga tidak diganti karena kondisinya masih kuat, hanya dilakukan pengecatan ulang.

Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi, menilai bahwa progres revitalisasi Alun-alun Merdeka sudah berjalan sesuai dengan jadwal yang disepakati. Sejak awal, Komisi C bersama OPD terkait telah melakukan peninjauan langsung secara rutin untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai perencanaan.

Meski progres dinilai cukup baik, Arief menekankan pentingnya antisipasi menjelang Ramadan dan Lebaran. Biasanya ada dispensasi bagi PKL untuk masuk, namun untuk kali ini, diharapkan PKL bisa dicarikan lokasi lain agar tidak merusak fasilitas yang baru saja diperbaiki.

Pengamat Tata Kota, Ir Budi Fathony, MT., melihat Alun-alun sebagai bagian penting dari identitas kota, sekaligus ruang bertemunya masyarakat. Alun-alun Merdeka Kota Malang sarat dengan nilai heritage yang harus tetap dijaga dalam proses revitalisasi.

Budi menilai bahwa penataan kota seharusnya tidak mengubah karakter dasar alun-alun. Keberadaan kios dan elemen lama perlu dipertahankan agar nuansa heritage tetap terasa. Pada konsep air mancur baru, Budi berharap bisa merepresentasikan bentuk beringin sebagai ikon alun-alun.

Dengan progres yang sudah mencapai 90 persen, revitalisasi Alun-alun Merdeka Kota Malang diharapkan dapat selesai tepat waktu dan menjadi ruang yang nyaman bagi masyarakat. Pembukaan Alun-alun Merdeka pada akhir Januari nanti diharapkan dapat menjadi momentum bagi Kota Malang untuk meningkatkan kualitas hidup warganya.
Also Read:
Previous Post Next Post

Advertorial »

نموذج الاتصال