PDIP Ungkap Penggunaan Anggaran Pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta, JatimVoice.com - PDI Perjuangan mengungkap penggunaan anggaran pendidikan sebesar Rp223 triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam konferensi pers di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Dilansir dari berbagai sumber, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PDIP MY Esti Wijayati mengatakan penjelasan ini diperlukan untuk meluruskan informasi yang menyebut dana MBG berasal dari efisiensi anggaran kementerian dan lembaga. Menurut Esti, anggaran pendidikan sebesar Rp769 triliun merupakan mandatory spending yang seharusnya dialokasikan untuk sektor pendidikan, namun sebagian digunakan untuk program MBG.
Sumber detik.com


Ia menyatakan data tersebut bersumber dari dokumen resmi negara sebagaimana tercantum dalam lampiran APBN. "Anggaran pendidikan sebesar Rp769 triliun merupakan anggaran yang sangat besar dan seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia," katanya.

Wasekjen DPP PDIP Bidang Komunikasi Adian Napitupulu menegaskan bahwa pendanaan MBG telah diatur dalam Undang-Undang APBN 2026 serta diperkuat Peraturan Presiden Nomor 118 Tahun 2025 tentang Rincian APBN. Dalam aturan tersebut, anggaran Badan Gizi Nasional tercatat sekitar Rp223,5 triliun yang bersumber dari pos anggaran pendidikan.

PDIP menyatakan penyampaian data ini merupakan bentuk transparansi sekaligus mengingatkan agar kualitas pendidikan dasar tidak dikorbankan demi program baru. "Kami ingin memastikan bahwa penggunaan anggaran pendidikan untuk program MBG tidak mengganggu kualitas pendidikan dasar di Indonesia," kata Adian.

Dengan demikian, diharapkan pemerintah dapat memahami dan mengelola anggaran pendidikan dengan efektif dan efisien, sehingga kualitas pendidikan dasar di Indonesia dapat meningkat dan tidak terganggu oleh program-program lain.

PDIP juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara, sehingga masyarakat dapat memahami dan mengawasi penggunaan anggaran tersebut. "Kami berharap pemerintah dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara, sehingga masyarakat dapat memahami dan mengawasi penggunaan anggaran tersebut," kata Esti.

Dalam kesempatan tersebut, PDIP juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam mengawasi penggunaan anggaran negara dan memastikan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk kepentingan rakyat. "Kami mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam mengawasi penggunaan anggaran negara dan memastikan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk kepentingan rakyat," kata Adian.
Baca juga:
Previous Post Next Post

Advertorial »

نموذج الاتصال