JatimVoice.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah di Kota Malang untuk memastikan berjalannya program makan bergizi gratis (MBG) selama bulan Ramadhan 2026. Zulhas menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN), meliputi kebutuhan protein, karbohidrat, dan serat.
![]() |
| Sumber k9mpas.com |
"Non muslim tetap dapat makan, tidak ada (aturan khusus) kan ada ahli gizinya. Yang penting harus memenuhi standar gizi," kata Zulhas, Selasa (24/2/2026). Dalam kesempatan yang sama, Zulhas meninjau menu MBG kering yang akan dibagikan ke siswa SMP Muhammadiyah 2 Malang. Menu MBG yang berada di dalam tas berwarna hitam dengan tulisan "Badan Gizi Nasional, SPPG Purwantoro Blimbing Kota Malang", itu berisi 4 jenis makanan yakni roti, kacang, telor puyuh rebus, dan buah pisang.
"Ini sudah ada gizinya semua. Kalau puasa kan memang menunya makanan kering," ungkap Zulhas. Namun, menu MBG kering tersebut dikeluhkan pihak sekolah. Kepala SMP Muhammadiyah 2 Malang, Supriyanto, mengatakan bahwa pihak sekolah telah menerima 2 menu MBG selama bulan Ramadhan, pada Senin (23/2) kemarin dan hari ini. Supriyanto menyebut, menu hari pertama yakni roti abon, buah jeruk, dan kering tempe.
"Harusnya ada hal-hal yang perlu ditambahkan lagi. Seperti keseimbangan antara proteinnya harus ada. Jadi harapan kami MBG ada. Namun kualitasnya bisa ditingkatkan lebih baik lagi," ungkap Supriyanto saat dikonfirmasi terpisah. Menurutnya, menu MBG dirasa ideal ketika ditambahkan dengan susu sebagai pemenuhan protein dan buah segar yang lebih layak.
Dilansir dari berbagai sumber, kunjungan Zulhas ke sekolah-sekolah di Kota Malang bertujuan untuk memastikan bahwa program MBG berjalan sesuai dengan standar gizi yang telah ditetapkan. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi siswa, terutama selama bulan Ramadhan.
Dalam kesempatan yang sama, Zulhas juga menyoroti bahwa program MBG belum merata di madrasah dan ponpes Kota Malang. "Ke depan, kita harus pastikan bahwa program MBG dapat dinikmati oleh semua siswa, tidak hanya di sekolah-sekolah tertentu," ujarnya.
Dengan demikian, program MBG diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas gizi siswa, terutama selama bulan Ramadhan. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan terus-menerus untuk memastikan bahwa program ini berjalan efektif dan efisien.
Tags
Malang


