Jakarta, JatimVoice.com - Presiden Prabowo Subianto dilaporkan menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh yang dianggap oposisi pada Jumat (30/1/2026). Pertemuan itu dilakukan atas undangan langsung Prabowo kepada sejumlah sosok tersebut.
![]() |
| Sumber republika.co.id |
Dilansir dari berbagai sumber, pertemuan tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh, termasuk eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad. Samad telah mengonfirmasi bahwa dirinya termasuk salah satu tokoh yang diundang Prabowo untuk bertemu.
"Benar sekali," kata Samad ketika dikonfirmasi soal adanya pertemuan dengan Prabowo pada Sabtu malam.
Menurut Samad, setidaknya ada sekitar tujuh sosok dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang ikut bertemu dengan Prabowo pada Jumat malam. Beberapa yang diingatnya adalah Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro dan mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu.
"Saya agak lupa berapa orang, mungkin sekitar tujuh atau apa, saya agak lupa. Ada Profesor Siti Zuhro," kata dia.
Pertemuan itu dilakukan atas undangan langsung dari Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin. Dalam undangan itu, Prabowo disebut ingin berdiskusi dengan sejumlah tokoh.
Samad menyebutkan, pertemuan itu dilakukan di kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, pada Jumat sore. "Pertemuannya dari jam lima sampai jam sembilan malam. Cukup lama diskusinya, karena Pak Prabowo juga presentasi ya. Banyak hal yang dia presentasikan, tentang penyelamatan sumber daya alam dan lain sebagainya," kata Samad.
Meski berlangsung cukup lama, pertemuan yang juga dihadiri Sjafrie, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, Menteri Sekretaris Negera (Mensesneg) Prasetyo Hadi, dan Mayjen TNI (Purn) Zacky Anwar Makarim, itu berlangsung cair. Sebab, kata Samad, Prabowo banyak bercerita dan bercanda.
"Pak Prabowo lebih banyak senyum, tertawa lepas," kata Samad.
Pertemuan tersebut dianggap sebagai upaya Prabowo untuk membangun komunikasi dengan tokoh-tokoh yang dianggap oposisi. Namun, belum jelas apa hasil dari pertemuan tersebut dan apa dampaknya terhadap politik Indonesia.
Prabowo Subianto dikenal sebagai tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam politik Indonesia. Ia telah menjadi Menteri Pertahanan sejak 2019 dan memiliki visi untuk memajukan Indonesia.
Dengan menggelar pertemuan dengan tokoh-tokoh oposisi, Prabowo menunjukkan bahwa ia ingin membangun komunikasi dan kerja sama dengan semua pihak. Hal ini dianggap sebagai langkah positif untuk memajukan Indonesia dan meningkatkan kualitas demokrasi.
Namun, masih banyak pertanyaan tentang apa yang akan terjadi selanjutnya. Apakah pertemuan tersebut akan berdampak pada politik Indonesia? Apakah Prabowo akan terus membangun komunikasi dengan tokoh-tokoh oposisi?
Hanya waktu yang akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Namun, yang jelas adalah bahwa Prabowo Subianto telah menunjukkan komitmennya untuk membangun komunikasi dan kerja sama dengan semua pihak.
Tags
Pemerintahan

