JatimVoice.com - Pembalap Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe, memulai rangkaian akhir pekan Moto3 Amerika 2026 dengan impresif. Ia tampil sebagai yang tercepat pada sesi latihan perdana (FP1) di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Jumat (27/3/2026) malam WIB.
![]() |
| Sumber kompas.tv |
Carpe membukukan waktu putaran terbaik 2 menit 14,209 detik, yang langsung mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kandidat kuat pemenang di seri Amerika musim ini. Persaingan di barisan depan berlangsung cukup ketat, dengan Maximo Quiles dari CFMoto Aspar Team menempel di posisi kedua dengan selisih tipis 0,196 detik dari Carpe.
Di belakangnya, Joel Esteban (LevelUp MTA) mengamankan peringkat ketiga, disusul oleh Guido Pini (Leopard Racing) dan Marco Morelli (CFMoto Aspar Team) yang melengkapi jajaran lima besar. Sementara itu, performa pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menjadi perhatian utama penggemar dari Tanah Air.
Rider andalan Honda Team Asia tersebut menyudahi sesi FP1 di posisi ke-15, tertinggal sekitar 1,744 detik dari catatan waktu tercepat milik Carpe. Posisi ke-15 ini memberikan ruang bagi Veda dan tim teknis Honda Team Asia untuk melakukan analisis data lebih mendalam.
Fokus utama selanjutnya adalah memperbaiki pengaturan motor guna memangkas jarak waktu dengan grup depan. Berbekal tren positif dari seri Brasil akhir pekan lalu, Veda berpeluang besar mengamankan posisi start yang lebih ideal jika mampu menjaga konsistensi dan menajamkan catatan waktu putaran.
Rangkaian Moto3 Amerika 2026 masih akan berlanjut dengan sesi latihan lanjutan, kualifikasi, hingga balapan utama yang dijadwalkan berlangsung hingga awal pekan waktu Indonesia. Dengan demikian, Veda dan timnya memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian dan mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat.
Alvaro Carpe sendiri merupakan salah satu pembalap yang paling konsisten di musim ini. Ia telah menunjukkan kecepatan dan kemampuan yang luar biasa di beberapa seri sebelumnya, dan kini ia berada di posisi yang baik untuk memenangkan seri Amerika.
Namun, persaingan di Moto3 Amerika 2026 diprediksi akan sangat ketat. Banyak pembalap yang memiliki kemampuan dan kecepatan yang sama, dan setiap kesalahan kecil dapat membuat perbedaan besar. Oleh karena itu, Veda dan timnya harus tetap fokus dan bekerja keras untuk mencapai hasil yang baik.
Dengan demikian, Moto3 Amerika 2026 diprediksi akan menjadi salah satu seri yang paling menarik di musim ini. Banyak pembalap yang memiliki kemampuan dan kecepatan yang luar biasa, dan persaingan diprediksi akan sangat ketat.
Tags
Olahraga


