Kementerian PU Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jawa Timur untuk Arus Mudik Lebaran 2026

Surabaya, JatimVoice.com - Menteri Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau kesiapan jaringan jalan nasional di Jawa Timur untuk memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2026.
Sumber vibizmedia 


Dilansir dari berbagai sumber, percepatan perbaikan dan peningkatan kemantapan jalan dilakukan guna mengantisipasi potensi hambatan lalu lintas saat puncak mobilitas masyarakat. Menteri Dody menegaskan seluruh pekerjaan perbaikan jalan nasional ditargetkan rampung paling lambat H-10 Lebaran.

Ia menekankan pentingnya memastikan kondisi jalan aman dan nyaman, khususnya bagi pengendara sepeda motor. Secara keseluruhan, panjang jalan nasional di Jawa Timur mencapai 2.261,68 kilometer yang terbagi dalam 358 ruas, serta didukung 973 jembatan dengan total panjang 34.807,36 meter.

Mayoritas ruas berada dalam kondisi baik dan sedang dengan tingkat kemantapan di atas 80 persen. Dari total 14.132 titik lubang yang terdata, sebanyak 13.306 titik telah ditangani, sementara 826 titik lainnya masih dalam proses penyelesaian.

Percepatan perbaikan marka jalan juga terus dilakukan guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali, Kementerian PU telah memetakan sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Seperti ruas batas Kota Bangkalan–Kabupaten Sampang serta kawasan Alas Baluran di Banyuwangi. Di lokasi tersebut dilakukan penguatan pengawasan, pemasangan rambu peringatan tambahan, serta koordinasi intensif dengan kepolisian dan instansi terkait.

Selain itu, sejumlah ruas rawan banjir dan longsor juga menjadi perhatian, antara lain Ngoro–Mojosari, Ploso–Pacitan–Hadiwarno, Bangil–Pasuruan, serta perbatasan Kabupaten Malang–Kota Lumajang termasuk segmen Turen Km 54+500 hingga Km 60+150.

Personel dan peralatan telah disiagakan untuk memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan akibat cuaca ekstrem. BBPJN Jawa Timur–Bali juga menyiapkan posko jalur Lebaran di berbagai wilayah kerja sebagai pusat pemantauan dan koordinasi terpadu.

Dengan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan peralatan, Kementerian PU memastikan konektivitas serta keselamatan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran tetap terjaga.
Baca juga:
Lebih baru Lebih lama

Advertorial »

نموذج الاتصال