JatimVoice.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengumumkan rencana untuk menerapkan skema rekayasa lalu lintas berupa one way nasional pada arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini diambil untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan pada puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026.
![]() |
| Sumber kompas.com |
Dilansir dari berbagai sumber, Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa penerapan one way nasional dilakukan berdasarkan hasil analisis dan evaluasi bersama sejumlah pemangku kepentingan. Kebijakan ini juga sesuai dengan arahan Kapolri dan hasil koordinasi dengan Menteri Perhubungan, Dirut Jasa Marga, serta Jasa Raharja.
Menurut Agus, arus balik Lebaran tahun ini diperkirakan terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama terjadi pada 23-24 Maret 2026, sedangkan tahap kedua diprediksi berlangsung pada 28-29 Maret 2026. Dengan pola tersebut, diharapkan kepadatan lalu lintas dapat terurai dan perjalanan masyarakat tetap berjalan lancar.
Selain skema nasional, Korlantas juga telah menyiapkan langkah antisipatif sejak 22 hingga 23 Maret 2026, termasuk kemungkinan penerapan one way lokal secara bertahap di sejumlah titik rawan kepadatan. Agus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan arus balik secara bersamaan pada tanggal puncak.
Ia juga menyarankan pemudik memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mengatur jadwal perjalanan. “Pemudik disarankan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) dengan mengatur jadwal perjalanan kembali pada tanggal 26 hingga 28 Maret 2026," ujarnya.
Penerapan one way nasional pada arus balik Lebaran 2026 diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas dan membuat perjalanan masyarakat lebih lancar. Korlantas Polri juga akan terus memantau situasi lalu lintas dan melakukan evaluasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus balik Lebaran.
Dalam beberapa tahun terakhir, arus balik Lebaran telah menjadi salah satu periode dengan kepadatan lalu lintas tertinggi di Indonesia. Oleh karena itu, penerapan one way nasional dan langkah antisipatif lainnya diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas dan membuat perjalanan masyarakat lebih aman dan nyaman.
Masyarakat diharapkan untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan dari petugas kepolisian untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama arus balik Lebaran. Dengan kerja sama dan kesadaran masyarakat, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar dan aman.
Korlantas Polri juga akan terus meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus balik Lebaran. Dengan demikian, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat menjadi pengalaman yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Dalam jangka panjang, penerapan one way nasional dan langkah antisipatif lainnya diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas dan membuat perjalanan masyarakat lebih lancar. Oleh karena itu, Korlantas Polri akan terus meningkatkan upaya untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus balik Lebaran.
Tags
Nasional


