Yerusalem Diserang Dua Rudal Iran, Militer Israel Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

JatimVoice.com - Militer Israel mengumumkan bahwa kota Yerusalem diserang oleh dua rudal Iran pada Selasa dini hari, waktu setempat, yang menyebabkan ledakan keras di wilayah tersebut. Serangan ini terjadi beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Washington telah menunda serangan besar ke infrastruktur listrik Iran setelah melakukan pembicaraan dengan seorang pejabat Iran.
Sumber CNBC Indonesia 


Dilansir dari berbagai sumber, serangan rudal Iran ke Yerusalem menyebabkan ledakan keras yang dapat didengar oleh warga setempat. Namun, militer Israel memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut. Beberapa menit setelah peringatan rudal kedua, wartawan AFP di Yerusalem melaporkan bahwa ledakan keras dapat didengar, namun masyarakat diperbolehkan keluar dari tempat perlindungan.

Militer Israel juga mengerahkan pasukan pencarian dan penyelematan ke lokasi ledakan di wilayah Israel utara setelah hantaman rudal pertama. Layanan darurat Magen David Adom merilis video sebuah bangunan yang rusak, dengan bagian lantai atas hancur dan puing-puing berserakan di tanah. Petugas medis memberikan perawatan kepada seorang pria berusia sekitar 30-an yang mengalami luka ringan setelah menginjak pecahan proyektil, namun tidak ada laporan korban lainnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa ia telah berbicara dengan Trump dan menyampaikan bahwa presiden tersebut meyakini keberhasilan militer AS-Israel di Iran dapat diubah menjadi kesepakatan melalui negosiasi yang melindungi kepentingan Israel. Namun, klaim bahwa Washington menunda serangan besar ke infrastruktur listrik Iran setelah digelarnya pembicaraan dengan seorang pejabat Iran dibantah oleh pemerintah Iran.

Serangan rudal Iran ke Yerusalem meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut, terutama setelah Presiden Trump mengumumkan bahwa Washington akan menunda serangan besar ke infrastruktur listrik Iran. Situasi ini terus dipantau oleh masyarakat internasional, terutama setelah adanya laporan bahwa pemerintah Iran membantah klaim tersebut.

Dalam beberapa jam setelah serangan rudal, militer Israel memastikan bahwa situasi di Yerusalem dapat dikendalikan dan tidak ada korban jiwa. Namun, serangan ini meningkatkan kekhawatiran tentang potensi konflik yang lebih luas di wilayah tersebut.

Militer Israel terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk menghadapi potensi ancaman dari Iran. Pemerintah Israel juga terus berkoordinasi dengan pemerintah Amerika Serikat untuk menghadapi situasi ini.

Situasi di Yerusalem dan sekitarnya terus dipantau oleh masyarakat internasional, terutama setelah adanya laporan bahwa pemerintah Iran membantah klaim bahwa Washington menunda serangan besar ke infrastruktur listrik Iran.
Baca juga:
Berita sebelumnya Berita berikutnya

Advertorial »

نموذج الاتصال