Angin Kencang di Kabupaten Malang, Pohon Tumbang dan Rumah Warga Rusak

Malang, JatimVoice.com - Kabupaten Malang kembali dilanda bencana alam, dengan angin kencang menjadi salah satu ancaman yang paling sering terjadi belakangan ini. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, sejak pertengahan Januari 2026, angin kencang telah menyebabkan sejumlah rumah warga rusak dan pohon tumbang di sejumlah wilayah.
Sumber jatimtimes


Dilansir dari berbagai sumber, kondisi hujan dengan intensitas tinggi hingga angin kencang terparah terjadi sejak Selasa (20/1/2026) dan terus berlanjut hingga hari ini, Sabtu (24/1/2026). Pada hari Selasa malam, BPBD Kabupaten Malang menerima laporan peristiwa pohon tumbang yang terjadi di Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menjelaskan bahwa hujan deras disertai angin yang saat itu terjadi sejak siang diduga menjadi pemicu pohon jenis Sengon tumbang. Pohon dengan tinggi sekitar 17 meter dan diameter mencapai 70 sentimeter yang tumbang tersebut kemudian menutup akses jalan ke Pondok Pesantren PIQ (Pesantren Ilmu Al Quran).

"Penanganan pohon tumbang yang saat itu turut melibatkan personel gabungan dan peralatan gergaji mesin berlangsung pada Selasa malam. Penanganan dan pembenahan kabel PLN terus berlanjut hingga akses jalan menuju Ponpes PIQ akhirnya kembali bisa dilalui," ujarnya.

Beberapa hari kemudian, cuaca ekstrem kembali memicu terjadinya bencana angin kencang di Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (23/1/2026). Akibatnya, atap rumah salah satu warga terhempas angin kencang yang kemudian menimpa sejumlah bangunan lainnya yang ada di sekitarnya.

Tercatat, terdapat empat rumah warga yang mengalami kerusakan. Dilaporkan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Para pemilik rumah yang mengalami kerusakan dilaporkan juga tidak sampai mengungsi.

Pada hari yang sama, rentetan bencana alam mulai dari banjir hingga longsor yang terjadi di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang sejak pertengahan Januari 2026 juga masih terus berlanjut. Terbaru, pada Jumat (23/1/2026) malam, cuaca ekstrem dilaporkan memicu terjadinya angin kencang.

Pada peristiwa tersebut mengakibatkan pohon yang ada pada kawasan jalan provinsi penghubung Malang-Kediri di Dusun Ngeprih, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang tumbang. Dampaknya, Pohon Trembesi setinggi tujuh meter tumbang dan menutup sebagian jalan sehingga menganggu lalu lintas kendaraan yang hendak melintas.

Terbaru, angin kencang dilaporkan menyebabkan pohon yang ada di kawasan Jalan Raya Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang tumbang, Sabtu (24/1/2026) siang. Pohon jenis Trembesi berdiameter kurang lebih 80-100 sentimeter, tinggi dan panjang sekitar 15 meter yang tumbang tersebut kemudian menimpa mobil yang sedang melintas.

Selain merusak satu unit mobil, pohon tumbang dilaporkan juga mengakibatkan arus lalu lintas Bululawang-Wajak terganggu. Pohon tumbang juga turut menimpa kabel Telkom dan kabel listrik.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Sementara terkait kerugian materiil masih dalam pendataan," ujar Sadono.

Dari pantauan JatimTIMES, angin kencang di wilayah Kecamatan Bululawang dan sekitarnya sudah terjadi sejak Sabtu (24/1/2026) menjelang siang. "Penanganan serta pembersihan pohon tumbang sudah selesai, arus lalu lintas kembali normal," pungkas Sadono.

BPBD Kabupaten Malang terus melakukan upaya penanganan dan pencegahan bencana alam, termasuk angin kencang. Masyarakat diharapkan untuk selalu waspada dan siap menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi.
Also Read:
Previous Post Next Post

Advertorial »

نموذج الاتصال